|
SBY: Jangan "Peras dan Sembelih" Pengusaha |
|
|
|
Ditulis oleh Redaksi BP2T
|
|
Rabu, 12 Mei 2010 15:04 |
|

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji semakin banyak pemerintah daerah yang mewujudkan pelayanan terpadu bagi dunia usaha.
"Saya senang makin banyak daerah yang terapkan pelayanan satu pintu, satu atap, itu bagus sekali," kata SBY saat memberikan pengarahan dalam penghargaan Piala Citra Bhakti Abdi Negara di Istana Negara Jakarta.
|
Menurut dia, gema layanan terpadu sudah beredar kemana-mana. Karena itu, tak mengherankan jika banyak pebisnis yang berbondong-bondong melakukan investasi di kabupaten yang menjalankan layanan terpadu tersebut.
Namun, sebaliknya bagi pemda yang menjalankan layanan buruk. Kalau mengurus izin satu bulan tidak jelas, apalagi 1 tahun. "Itu sudah wassalam. Siapa yang mau datang ke daerah itu."
Bahkan, SBY pun menyebutkan joke yang menunjukkan sindiran pada pemda yang lamban karena dua tahun menunggu izin bisnis tak kunjung datang. "Kapok saya, ke sana saja," ujarnya memberi contoh pengusaha yang berpaling dari daerah tersebut.
Karenanya, SBY meminta Pemda dan birokrasi pemerintah mempermudah segala urusan dengan tetap mengacu pada UU dan peraturan berlaku. Jika ada sengketa, Presiden meminta agar diselesaikan dengan baik dan jangan dibiarkan tidak jelas.
"Jangan pengusaha dipingpong, apalagi diperas, digergaji hingga disembelih," katanya. Jika itu dilakukan, kabarnya juga akan beredar kemana-mana. "Habis saya, sekian lama nggak selesai."
sumber : vivanews
|
|
Terakhir diperbarui : Kamis, 13 Mei 2010 03:28 |
( Dibaca : 638 Kali )